Archive for the ‘install’ Category

Install Printer

August 21, 2007

Dikarenakan banyaknya urusan dan kesibukan, maka postingan ini agak molor dari yang saya perkirakan. Memasuki hari ke tiga petualangan saya dengan Ubuntu, saya sudah mencoba untuk melakukan instalasi printer dan mencoba untuk mendokumentasikannya namun baru sempat untuk posting hari ini.

Jika kemarin saya sudah mencoba untuk belajar OpenOffice maka kali ini saya akan mencoba untuk menginstal printer untuk keperluan mencetak dokumen yang sudah saya tulis dengan Openoffice tersebut.

Saya mempunyai satu printer yang sudah cukup berumur yaitu Canon BJC-2100SP. Ini adalah printer tua peninggalan Pangeran Diponegoro :-P walaupun cukup tua, namun saya sudah terlanjur jatuh hati pada printer ini. Alasan kecintaan saya hanya satu yaitu kemudahan untuk melakukan isi ulang tintanya :-P

Saya tidak begitu paham mengenai kompatibilitas printer saya di Ubuntu, jadu ini adalah cara coba-coba saja dan kalau berhasil ya syukur dan kalau tidak berhasil ya tidak syukur :-P

Petama-tama kita siapkan printer terlebih dahulu dan lalu kita hubungkan printer dengan komputer. Seperti yang saya informasikan di atas, saya menggunakan printer Canon BJC-2100SP dan menggunakan kabel printer usb untuk menghubungkan printer dengan komputer.

Pertama-tama kita hubungkan printer dengan komputer dan kemudian power printer kita nyalakan. Lalu kita buka menu printer melalui System > Administration > Printing
Kita akan mendapati menu berikut

[Image]

Seperti halnya di Jendela, kita bisa melakukan instalasi printer melalui New Printer. Setelah kita memilih New Printer Ubuntu akan secara otomatis mencari printer dan mencocokannya dengan database yang dimiliki oleh Ubuntu.

[Image]

Di komputer saya, proses ini tidak memakan waktu yang lama, hanya sekitar 30 detik dan kemudian muncul menu langkah-langkah instalasi printer yang terdiri dari 3 langkah.

[Image]

Pada langkah pertama yaitu Printer Connection, Ubuntu mengenali printer saya sebagai printer lokal yang bernama Canon BJC-2100 (Canon BJC-2100 USB #1). Dari menu ini, saya lalu klik forward untuk menuju menu selanjutnya.

[Image]

Pada langkah kedua yaitu Printer Driver, terdapat pilihan pabrik, model dan driver dari printer saya yang sudah terdeteksi tersebut. Dalam hal ini pabrikannya adalah Canon, modelnya adalah BJC-2100 dan drivernya adalah bjc600. Kalau anda bertanya kenapa drivernya bjc600, saya tidak tahu :-P

[Image]

Setelah langkah kedua kita forward, maka kita akan sampai pada langkah ketiga yaitu Printer Information. Pada langkah ini saya tidak mengisikan apa-apa dan langsung saja memilih Apply.

[Image]

Setelah memilih Apply, menu langkah-langkah instalasi printer akan menghilang dan digantikan dengan menu Printers dengan printer yang baru yang telah terinstall.

Sampai disini langkah-langkah untuk melakukan instalasi printer berjalan dengan sukses. Tapi perlu diuji apakah printer yang sudah saya install tersebut dapat berjalan dengan baik.

[Image]

Saya kemudian mencoba untuk mencetak dan berjalan dengan baik walau hasil cetakannya kalau menurut saya belum sebagus kalau menggunakan Jendela dan Office.

Karena keperluan kerja sudah tercukupi, postingan selanjutnya akan saya coba untuk hiburan alias multimedia.

Install Linux Ubuntu

August 17, 2007

Mengambil momentum 17-an, saya mencoba memerdekakan kebutuhan saya akan komputer dengan mencoba melakukan instalasi Linux Ubuntu pada sistem komputer saya. Pada mulanya saya memikirkan untuk untuk melakukan dual boot pada komputer yang akan saya instal Linux, tapi berhubung MBR harddisk saya menunjukkan gejala yang tidak beres yang saya simpulkan karena pada saat booting tidak mendeteksi “Jendela” yang terpasang di komputer, maka saya memberanikan diri dengan melakukan instalasi satu sistem operasi Linux saja.

Alasan saya memilih distro Ubuntu karena distro inilah yang datang di depan pintu rumah saya tanpa saya harus beranjak pergi dan dengan hanya membayar Rp. 3000 pada pak pos. Versi Ubuntu yang saya pakai adalah versi 7.04 dengan jejuluk Feisty Fawn. Saya juga baru tahu hari ini kalo penamaan versi di Ubuntu menggunakan tahun dan bulan release :-P 7.04 berarti direlease tahun 2007 pada bulan April, dan karena release Ubuntu menurut info terjadi setiap semester, maka vesi terbaru yaitu 7.10 akan release pada bulan Oktober.

Alasan lain kenapa saya memilih Ubuntu karena saya kurang familiar dengan Linux dan perintah-perintah untuk menjalankannya. Banyak orang ngomong tentang Ubuntu dan banyak sticker Ubuntu nempel dimana-mana yang kemudian membuat saya cukup yakin memilih Ubuntu karena kalo saya mengalami kesulitan maka akan lebih mudah bagi saya untuk “njawil” orang-orang yang pasang stiker Ubuntu tersebut :-D

Instalasi berjalan dengan cukup mudah, maaf kalo saya tidak menyertakan screenshot instalasi karena saya sama sekali tidak mengerti bagaimana membuat screenshot sewaktu melakukan instalasi Ubuntu. Yang saya ingat instalasi terdiri dari 7 tahapan yang dapat pula dilihat di sini yang menurut saya cukup mudah dipahami oleh orang yang belum pernah instal sistem operasi sebelumnya, kecuali waktu tahap partisi harddisk karena perlu hati-hati dalam memutuskan agar data tidak hangus.

Tapi setelah Ubuntu terinstal, maka untuk mendapatkan screenshot cukup dengan menekan tombol printscreen di keyboard dan kemudian disimpan. Format penyimpanan gambar yang digunakan secara default oleh Ubuntu adalah PNG.

Berikut tampilan desktop Ubuntu yang berhasil saya install. Kalau dilihat dan dirasakan dengan sentuhan mouse :-P kesan pertama yang saya dapatkan adalah Linux tidak jauh berbeda dengan Jendela. Saya tidak tahu kalau ini hanya kesan pertama saja dan selanjutnya terserah anda berbeda :-D

Sedikit manjelajah, berikut tampilan File Browser direktori milik user. Kalo boleh dianalogikan, File Browser ini seperti Windows Explorer dan direktori user ini seperti My Documents dimana didalamnya terdapat ikon-ikon yang dapat dijalankan dengan cara double click atau klik dua kali. Klik kanan serta ritual copy – paste ala Jendela juga dapat ditemui di Ubuntu.

Melanjutkan penjelajahan, berikut adalah File System yang mempunyai folder-folder dengan nama-nama yang aneh :-P

Kalo dilihat-lihat, ini seperti folder Windows di Jendela dimana tersimpan file-file untuk menjalankan Ubuntu. Karena saya belum begitu paham, maka saya tidak dapat menceritakan lebih banyak. Mungkin nanti kalo saya sudah semakin tahu saya bisa bercerita tentang fungsi dan guna dari folder-folder di File System :-P

Karena saya belum tahu bagaimana melakukan koneksi internet di Ubuntu untuk kemudian posting tulisan ini, saya coba-coba colokkan flashdisk ke port usb di belakang CPU dengan harapan dapat terbaca seperti yang terjadi di Jendela dan eng ing eng… ternyata bisa terbaca :-D

Karena keterbatasan pengetahuan tentang koneksi internet tersebut, maka saya salin screenshot ke dalam flashdisk dan kemudian nulis postingan ini di Jendela :-P

Sekian dulu dari saya. Saya mau mencoba menjelajah Ubuntu lagi dan besok kita bahas tentang Office di Linux Ubuntu.